Langsung ke konten utama

PPN 12% ?

Malam gess.. kali ini aku to the point aja, tanpa intro bertele-tele haha.. ini aku langsung spontan buka blog langsung nulis apa yang aku resahkan sekarang. Yaa tentu kalian sudah tahu dari judul di atas apa yang akan kita bahas kali ini..

PPN 12%.

Ini cukup meresahkan ygy. Karena orang di luar sana saling menyalahkan terkait kenaikan PPN ini, banyak yang menyalahkan Pemerintah tapi tidak menyalahkan dirinya sendiri haha.. kenapa diri sendiri yang disalahkan ? Nanti kita bahas gess, baca sampai akhir.

Sebenarnya aku antara setuju dan tidak setuju mengenai kenaikan PPN dari 11% menjadi 12% ini. Tapi sebelum kita terlalu jauh membahas ini, aku coba yakinkan terlebih dahulu kalian semua yang membaca tulisan ini tau kan apa itu PPN ? Yaa aku anggap kalian sudha tahu saja yaa, kalau belum tahu apa itu PPN, silahkan keluar dulu, tanya ke Chat GPT, baru masuk lagi haha..

Oke langsung saja.. Pertama, aku setuju dengan kenaikan PPN menjadi 12% ini, kenapa ? Karena kemungkinan aku 85% tidak merasakan pengaruh yang signifikan terkait kenaikan PPN 12% ini. Kok bisa ? mari kita bahas.. Barang yang dikenakan PPN itu bisa dikatakan barang dan jasa "Mewah" atau barang yang kita beli di pusat perbelanjaan modern seperti Mall, Super Market, Restaurant, Barbershop atau Salon Kecandikan yang ada di dalam Mall dan lain-lain, yaa tempat-tempat Fancy-lah. Karena aku jarang membeli barang, kebutuhan pokok, atau menggunakan jasa di sana jadi yaa aku tidak kena PPN 12% ini, aku jarang nongkrong di Coffe Shop Fancy di Mall, yaa kalian tahu lah brand-brand nya apa saja.. Aku masih belanja bahan makanan di pasar tradisional, paling hanya sesekali aku spending di tempat-tempat tadi.

Dari sini aku masih bingung dengan orang-orang yang sok menyebutkan pemerintahan sekarang tidak pro terhadap masyarakat "kecil".. Hey.. masyarakat "Kecil" mana yang belanja bulanannya di Mall ? Masyarakat "kecil" mana yang ngopi nya di Mall ? kami di starling boi, warkop pinggir jalan harga kopinya 3 ribu ditambah gorengan 3 ribu dapat 2. Masyarakat "Kecil" mana yang kalau mau beli sepatu datang ke Store New Balance yang harga sepatunya jutaan ? Pakai merk lokal boi, 300 ribuan sudah cukup. Itu kan yang banyak dipermasalahkan mereka di TikTok, beli sepatu harga 1jt, pajaknya 120 ribu. Bagi masyarakat "Kecil" 1 juta bisa untuk makan 1 bulan, tahu lah ikam ? 

Pajak-pajak itu untuk kalian yang menengah ke atas. atau kalian yang memaksakan hidup hedon, yang uang pajaknya untuk masyarakat "kecil" ini tadi. Jadi cukuplah kita memperkeruh suasana dengan memanas-manasi orang-orang yang tidak paham. Banyak akhirnya masyarakat "kecil" ini tadi termakan konten-konten seperti itu yang sebenarnya mereka tidak 100% terdampak. Karena sembako-sembako di pasar tempat mereka membeli kebutuhan pokok itu tidak dikenakan pajak sama sekali. 

Ada lagi yang menyalahkan Pemerintahan baru. Karena aku kerjanya dibidang jurmalistik, sebenarnya aku sudah pernah membuat berita tentang naiknya PPN ke 12% ini. Asal kalian tahu, UU nya sudah disahkan dari tahun 2021. Yaa 3 tahun yang lalu.. cari aja UU No 7 Tahun 2021, BAB IV pasal 7 ayat 1(b). Di sana sangat jelas disebutkan Tarif Pajak Pertamhan Nilai (PPN) sebesar 12% (dua belas persen) yang mulai berlaku paling lambat pada tanggal 1 Januari 2025. itu disahkan tahunn 2021 yang kalau tidak salah (cmiw) wakil Ketua DPR RI yang katok palu saat itu Cak Imim. Di sini bukannya aku mau mendukung siapa-siapa, tapi ayolah kita jangan menggoreng-goreng sesuatu tapi kebenarannya tidak kita sampaikan atau bahkan mungkin tidak tahu. Nahh di sini karena aku tahu jadi aku merasa wajib untuk menyampaikannya.. yaa edukasi lah sedikit-sedikit. 

Aku juga sejujurnya menyalahkan pemerintah di sini, kenapa ? karena mereka edukasinya kurang kepada masyarakat. akhirnya banyak masyarakat yang terpancing emosinya.. jangan-jangan nanti menjelang 1 Januari 2025 yaitu tanggal mulai berlakunya PPN 12% ini banyak yang demo.

Oiya ini gambar UU-nya kalau kalian malas mencari atau membuka naskahnya.


Oke, kita lanjut ke yang tidak setujunya.. ini sebenarnya sangat kecil kemungkinannya terjadi, yaitu menurunya daya beli masyarakat menengah. bisa-bisa banyak tenant-tenant di Mall yang tutup sehingga banyak juga yang di-PHK. Perputaran ekonomi melambat karena itu tadi, menurunnya daya beli masyarakat menengah. Super Market di Mall pada gulung tikar. Yaa tapi itu kemungkinan kecil yaa..

Sekarang apa yang harus kita lakukan dengan adanya kenaikan PPN menjadi 12% ini ? Kurangi gaya hidup konsumtif. Itu yang perlu kalian salahkan ke diri kita sendiri, "kenapa hidup ku terlalu konsumtif".

Apa itu gaya hidup konsumtif ? nanti aku bahas di tulisan berikutnya haha.. Yaa sampai di sini aja dulu pembahasan kita, sampai jumpa di tulisan berikutnya.. Jangan Malas Membaca!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gerak, Efektif dan Ditonton.

Malam gess.. aku sebenarnya malam ini gak ada niatan untuk nulis, tiba-tiba aja tadi kangen nge-blog karna abis ngeliat logo blogger di pintasan browser ku. Jadi aku gak mau panjang lebar opening nya haha.. Btw , ternyata terakhir kali aku nge-blog hampir satu tahun yang lalu, bertepatan dengan hari ulang tahunku. Waktu itu aku nulis 25 wisdom yang aku dapatkan setelah 25 tahun di kehidupan ini. kaya iya-iyanya aja yahh haha.. sebenarnya bukan gimana-gimana sihh, lebih mau mengabadikan kalau suatu saat aku mau negliat kembali bagaimana pemikiran si Arman ini waktu di umur 25 tahun. Untuk kamu yang belum baca boleh klik ini .. Sumpah aku ngetik di sini kaku banget rasanya, lama gak nulis santai kaya gini haha.. sebenarnya aku masih rutin nulis setiap bulan gess, cuman beda platform aja. Untuk kalian yang masih suka membaca tulisan-tulisanku, aku masih rutin nulis di akun Instagram/TikTok @craftyourfutures gess.. Di sana aku lebih ke sharing aja sihh, apa yang yang lagi aku...

Perkara Buang Air

Hallo cuy, kembali lagi saya hahah.. oiya kemarin salah aku cuy, tulisan yang kemarin aku upload teryata bukan tulisan pertamaku di tahun 2023 ini, lupa kalo awal tahun tadi aku ada nulis tentang Aku dan B*JS .. boleh lahh kalo kalian belum baca tulisan itu dibaca duluu haha.. Aku hari ini mau cerita cuy.. jadi aku tuh punya kolega (anjay kolega gak tuh) hahah, teman aja dahh kita bilang di sini.. teman aku itu sewa lapak untuk berjualan, tempat jualan teman aku tuh sekalian jadi tempat kami nongkrong cuy, asik memang nongkrong di tempat jualan teman tuh bisa sambil liati bermacam macam jenis pembeli.. namanya juga nongkrong yaa kita pasti sambil makan snack dan tentunya ada minuman untuk melancarkan snack itu masuk ke dalam usus ygy.. nahh masalahnya di sana tidak ada toilet cuy.. kalo kita habis minum banyak pasti mau kencing kan, yaa jadi terpaksa lahh cari toilet terdekat.. Ada cerita lain lagi cuy.. waktu itu kami habis ada kegiatan yang pulangnya tengah malam, jadi kami rame-ra...